Kejam.!! Siswi SMP Diperkosa, Payudara Di Sayat-sayat, Di Bunuh dan Dikarungi.!
Ya Allah, ya Tuhanku! Anak yang tadi pagi berangkat ke sekolah dengan ceria, kini jadi mayat. Tubuhnya disayat dan dipukul lalu dikarungi. Begitu melihat jasad anaknya, Roslaini, ibunda Anggreini Meireski, 13, menjerit pilu, menyayat hati. Banyak yang meneteskan air mata. Ayahnya, PNS di Pesisir Selatan, datang dipapah. Ia tak kuasa menahan tangis.
Gadis manis siswi SMP 1 Padang ini diduga diperkosa, kemudian dianiaya dan dibunuh. Mayatnya dimasukkan ke dalam karung dan dibuang ke Sungai Buluah, Batang Anai, Padang Pariaman.
Hasil otopsi sementara menunjukkan, dada hingga kemaluan anak ini disayat. Tak terbayangkan derita dan jerit korban saat ia disiksa dan diazab.
Anggi, siswa kelas 8 (kelas II) SMP 1 Padang itu kemarin hendak pergi ujian. Tapi ia tak pernah sampai ke sekolah. Ia malah menjadi korban pembunuhan yang terjadi Selasa (16/6) di Parak Rumbio di Korong Kabun, Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, menyayat hati orang-orang yang ada di ruang ICU RSUP M. Djamil Padang.
Betapa tidak, putri bungsunya terbujur kaku tak bernyawa dalam keadaan yang naas. Isak tangis juga terdengar dari kakak, keluarga, guru dan orang-orang yang menyayangi gadis manis jolong gadang itu. Teman-temannya kuyu, takut, pilu dan menangis.
Kisah naas itu berawal, pada Selasa pagi (16/6). Pagi itu hujan deras mengguyur Kota Padang. Saat itulah Anggi berangkat ke sekolahnya di SMPN 1 Padang untuk ujian kenaikan kelas. Ketika itu dia diantar tukang ojek yang merupakan warga sekitar rumahnya.
“Biasanya saya yang mengantarkan Anggi ke sekolah tapi karena tadi hujan (kemarin-red) mama minta tolong tukang ojek saja. Tidak ada firasat sama sekali akan terjadi musibah ini,” kata Roza, kakak Anggi kepada Singgalang, di kediamannya, Komplek Jati Mekar Blok A No. 11, Padang Timur, Selasa (16/6).
Diceritakannya, sebelum diantar tukang ojek, mamanya sempat resah karena kondisi hujan. Takut kalau-kalau Anggi kehujanan. Tapi ketakutan akan basah oleh hujan itu berubah menjadi petaka besar bagi keluarganya.
Kabar tentang kondisi adik bungsunya itu didapat dari pihak sekolah. Sebelumnya pihak sekolah mendapat informasi dari Puskesmas Batang Anai, yang menyatakan siswa SMPN 1 Padang itu ditemukan tidak bernyawa dalam karung di parak rumbio di Korong Kabun, Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Atau tepatnya di dekat SPBU Palapa, Selasa (16/6) sekitar pukul 11.30 WIB.
“Kami menerima kabar dari pihak sekolah yang mengabarkan Anggi tidak masuk ujian. Lalu mama dan papa diminta datang ke sekolah. Di sekolah kami tahu kondisi Anggi,” sebut kakak pertama Anggi.
Di matanya, Anggi merupakan adik yang santun, supel, lincah dan patuh kepada kedua orangtuanya. Tapi nyawa anak perempuan yang beranjak remaja itu berakhir di tangan orang-orang jahanam.
Roza berharap pembunuh adiknya mendapat hukuman setimpal. Karena orang tersebut telah menghabisi nyawa adik kesayangannya. “Saya mewakili keluarga minta maaf kalau adik saya pernah melakukan kesalahan, baik sengaja maupun tidak karena manusia tidak luput dari kesalahan,” kata gadis manis itu.
Di RS M. Djamil, Zaldimar, ayah Anggi tak kuasa menerima kenyataan yang dialami putri bungsunya itu. Ia nyaris pingsan ketika sampai di kamar mayat M. Djamil.
Pegawai BPN Pesisir Selatan itu terpaksa digotong beberapa keluarganya ketika menyaksikan mayat anaknya. Di tubuh gadis dengan tinggi badan sekitar 158 cm itu ditemui sayatan di sekitar dada hingga kemaluannya. Dengan temuan itu ada indikasi perkosaan sebelum korban dibunuh.
Di SMPN Padang, polisi yang telah membawa tukang ojek menemukan kartu handphone di dalam dompetnya. Kartu itu dipasangkan ke HP petugas, ternyata kartu HP tersebut milik Anggi yang sebelumnya diuji coba petugas.
Berdasarkan temuan kartu HP Anggi itu, Hari Buana 30, alias Ari, tukang ojek yang mengendarai motor bebek dengan nomor polisi BA 4089 TT itu diamankan polisi.
Hingga berita ini diturunkan, mayat Anggi, masih berada di ruang mayat M. Djamil Padang untuk menjalani visum. Rencananya, Anggi, dikuburkan di pekuburan keluarga di Ganting Padang, hari ini. Sementara kronologis sampainya Anggi dari Padang ke Batang Anai masih dalam penyelidikan.
Dalam karung
Mayat mantan murid SDN 22 Ujung Gurun itu ditemukan pertama kali oleh beberapa warga di sekitar lokasi. Saat itu warga setempat curiga melihat sebuah karung tergeletak di dalam parak tersebut.
Karena takut dan curiga, warga pun segera melaporkannya ke Polsek Batang Anai. “Kita belum dapat menyimpulkan apakah ia sebagai pelakunya atau bukan. Namun untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kita mengamankannya untuk diperiksa sebagai saksi,” ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Uden Kusuma Wijaya yang didampingi Kapolsek Batang Anai, Iptu Arsal kepada wartawan di RS. M. Djamil Padang.
Peristiwa penemuan mayat ini sempat mengundang kemacetan arus lalulintas Padang-Bukittinggi. Sebab, ribuan warga dari berbagai daerah, termasuk yang melintas di jalan raya tersebut pada tumpah ruah ke lokasi dan ke Puskesmas Pasar Usang guna melihat kondisi korban.
Sementara itu di Padang, Kepala SMPN 1 Padang, Ahmad Nurben membenarkan siswinya yang bernama Anggreini Meireski memang tidak masuk sekolah pada hari itu. Padahal hari itu siswa/siswi sedang mengikuti ujian naik kelas.
Haji Marwan Bermawi, salah seorang guru korban yang hadir diantara ribuan warga juga menuturkan, korban seyogyanya harus mengikuti ujian naik kelas. Ketika dikonfirmasikan, orangtua korban mengatakan anaknya berangkat ke sekolah.
“Kami semua terkejut ketika menerima telepon dari pihak kepolisian yang mengabarkan Anggreini Meireski ditemukan telah menjadi mayat,” ujar Nurben.
Teman-teman korban pucat. Anak-anak ini, ketakutan dan orangtua mereka berdatangan guna menjemput buah hatinya. Walikota Padang Fauzi Bahar menyebut nama Tuhan berkali-kali ketika diberitahu soal pemerkosaan itu.
Ia meminta warga kota untuk memantau terus keberadaan anak gadisnya masing-masing. Kota ini, bisa jadi tak aman lagi untuk anak-anak.(hariansinggalang)

wah ternyata masih ada juga manusia yang teramat kejam di dunia ini..!!
bejat. kejam.
Hoiiii Pantek ang…!!!Tukang ojek kurang ajar.!!! Ko’ indak tahan pangil seh pelacur..!! Atau perkosa amak ang tuh..!! Jan anak sikolah lo ang embat..!! Anjiang ang mah..!! Kalerea ang..!!
Pak polisi, hukum bunuh seh lah paja kurang ajar tuh. Dan kepada para urang tuo, jan takuik lo jo hujan, maso dek karano ujan indak namuah maanta anak ke sikolah.
Kapado masyarakat..!! Jan talampau picayo lai ka para tukang ojek, sabab kenyataan membuktikan indak sado tukang ojek nan baiak hati. Pitih awak nionyo, anak gadih awak nyo perkosa juo.
Indak pernah ambo bacaruik taka ko doh, tapi indak tega ambo samo nasib nan manimpa si Anggi tuh.
Semoga arwahnya diterima oleh Allah dan dimasukkan ke syurga yang paling indah. Amiiin
Batua tuh mah..!! Rancak ang perkosa seh amak ang tuh..!! Jan anak sikolah ang makan. Hukuman yang pantas buat ojek gata tuh adolah; Dibunuh dengan cara disayat-sayat kemaluannyo, trus di gantung, dicincang, lalu dibakar..!!
wah ternyata banyak juga manusia yang seperti binatang ..
tukang ojek tuh binatang mah .. anak pantek .. bunuah se tukang ojek tuh .. kalera .. indak ba utak .. samo jo binatang .. ancak ang kentot se amak ang lai ..
yo lah…anjiang urang tukang ojek tugh ma…..
ndak pantas disabuik manusia lai tu do……
labiah lo dari pada binatang lai…..
binatang se lai ndak bantuak itu do….labiah lo dari pado binatang ma…..
buek keluarga korban….awak turuik berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya….
moga 2 ja….anngti tenang di sisi-NYA…….
Kasiiiiiihaaaannnnnnnn
EMANG tuMAH..!!!DSAR Krang aja..LAI Mnusia nyo tuh..???ya ALLAH..agiah lah si ARI tu hukuman yg Sabarek2 nyoo..!!!!Kmi smua kan mendoa kan anngi!!SMOGA anngi di trima di sisi ALLAH dan msuk surga AMIN…
LAH TAU KA BABINI..DI perkosa,Di Bunuah jo anak urang tuh..Lai mnusia ang tuh..??!!jan agiah kebebasan pja tu lai..!!di KTUAK LAH JDI BATU ANG..!!
Ndak Pntas di Sabuik Mnusia do..!!
ihhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!
tukang ojek macam apo lo tu!!!!!
pakai perkosa anak perawan urang lo gai…..
lai babanak nyo tu!!!!!!
polisi bunuah se lah
Semoga anggi diterima di sisi Allah swt….dan buat hari si tukang ojek..hukuman yang pantas sesuai dengan apa yang dilakukan nya terhadap anggi adalah hukuman mati.tapi tidak langsung mati, harus disiksa dulu sampai ia merasa kalo kematian itu tidaklah enak.kalo perlu sama seperti apa yang dilakukannya kepada anggi….
DISAYAT-SAYAT, DIPUKUL-PUKUL, DIJERAT LEHERNYA, ANTAMAN PINGGANGNYO, GISAAN KAPALONYO DI ASPAL, DITUTUIK MULUIKNYO PAKAI SABUIK, BIARKAN MATI PERLAHAN….
Yo sabana bana ndak ado utak ari tu mah. Anak gadih urang baru ka kambang diperkosa! Pangkek jo anak ang tu mah! Lai bapikia ang sblm babuek! Dima latak utak ang tuh, anak kapai ujian, ang perkosa, disayat sayat, dibunuah lo lai. Hukuman a nan ka ang tarimo ko. Dasar ndak manusia ang mah
Assalamualaikum Wr. Wbr.
itu mah lebih kejam dari binatang. mungkin rajonyo binatang. mudah-mudahan si pelaku cepat tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal. dengan kata lain tidak selesai di dunia di ahkirat akan tetap dipertanggung jawabkan.
teganya yah tu orang berbuat sebemikian
gila kejam bngt tu ojek…….
anjink bngt tu ojek………………
lau sampai ketmu tu ojek habisin z pak polisi………
innalillahi wa innalillahi raji`un…
astaghfirullah haladzimi
sungguh kejam
emang ANJING loe tukang ojek !
pantesnya loe disayat dari kemaluan sampe ke otak loe sampe mati !
gak kebayang penderitaan Anggi waktu disayat hidup” menutup mata pasrah berteriak kesakitan !
untuk Anggi yg d surga., kami mendoakanmu . .
amak ang tukang ojek anjiang dek anggg co ang digituan loh baa ndak kasik diri jo hati ang anak gadis urang ka pai ujian dan kak anggi tu anak kesayangan di keluarga nyo ang bunuah pantek dek anggg ma pak polisi disayat sayat se lah dari dada sampai kaki si tukang ojek tuh jan lupa kemaluan nyo gay kok dapek sayat sayat dari ujuang rambuik sampai ujuang kaki nyo pak pantek ang ma tukang ojek ndak babanak
semoga kak anggi berada di sisi allah …………amin…….kami mendo’akan mu kak……….
anak pantek ank mah anjiang..!!
kentot se amak ank tuh
Semoga xg melakukan dapat blasan dunia akherat…
MANUSIA ITU PENH DGN NAFSU HATINYA SEHINGGA ANK SMP KORBANNYA SAYA MAWAKILKN THAWALIB TURUT BERDUKA CITA TENANG TENTANG KEJADIAN INI
PUTRA SIJUNJUNG